Bapperida Inhil Bersama Inspektorat Evaluasi Tindak Lanjut Manajemen Risiko 2026 dan Tetapkan Konteks serta Identifikasi Risiko 2027
Tembilahan – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Realisasi Pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut Manajemen Risiko pada Bapperida Tahun 2026 serta Penetapan Konteks dan Identifikasi Risiko Bapperida Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Tim Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir dan dipimpin oleh Sekretaris Bapperida, Rio Aditya Pratama pada Senin (19/10/2026).

Sebelum rapat bersama Tim Inspektorat dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan rapat internal Bapperida pada 28 September 2026 di aula Bapperida yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir, H. Fihasrin. Rapat internal tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang (Kabid) di lingkup Bapperida sebagai owner risk dan juga fungsional Perencana Lingkup Bapperida sebagai para pemilik risiko pada masing-masing bidang, sebagai langkah penyamaan persepsi dan persiapan sebelum pembahasan bersama Tim Inspektorat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat penerapan manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya untuk mendukung tata kelola perencanaan pembangunan, riset, dan inovasi daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan rencana tindak lanjut atas risiko yang telah diidentifikasi pada tahun 2026 dapat direalisasikan secara optimal. Kegiatan juga diarahkan pada penetapan konteks dan identifikasi risiko tahun 2027, sehingga potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dapat dikenali dan dikelola sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, Bapperida bersama Tim Inspektorat membahas dan mengevaluasi berbagai aspek manajemen risiko, mulai dari perkembangan pelaksanaan rencana tindak lanjut dan identifikasi potensi risiko, hingga langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.

Melalui kegiatan ini, Bapperida Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengendalian internal dan menjadikan manajemen risiko sebagai bagian integral dari penyelenggaraan pemerintahan daerah. Penerapan manajemen risiko yang baik diharapkan dapat meminimalkan hambatan dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan efektivitas pencapaian sasaran organisasi, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Kabupaten Indragiri Hilir.
Dengan sinergi antara Bapperida dan Inspektorat, pengelolaan risiko diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terukur, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
(Tim Media Bapperida Inhil)
Artikel Terkait
Bapperida Inhil Kawal Percepatan Realisasi DBH Sawit 2026, Target Capaian Dikejar Jelang 15 November
TEMBILAHAN – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar rapat koordinasi…
Desk/Diskusi Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah Tahun 2026 bersama BPKP
Indragiri Hilir – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar kegiatan Desk/Diskusi Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah Tahun…
MUSRENBANG RKPD PROVINSI RIAU 2027
Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 pada Selasa, 28…
